Logo SantriDigital

memberikan semangat menjadi pelajar di masa kini

Kultum
I
Istifadah
3 Mei 2026 2 menit baca 0 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ ...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَمَّا بَعْدُ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ: {يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ}. (المجادلة: 11) رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي. Hadirin wal hadirat rahimakumullah, Bait syair terucap dari hati, Agar semangat terus membara, Jadilah pelajar di masa kini, Ilahi rida, dunia sejahtera. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sungguh sebuah kehormatan bagi saya untuk dapat berbagi sedikit renungan di hadapan Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari sekalian. Khususnya untuk para generasi muda, para pelajar yang kelak akan memegang estafet peradaban ini. Di era modern ini, tantangan menjadi seorang pelajar memang semakin kompleks. Arus informasi yang begitu deras, godaan dunia maya yang memukau, serta tuntutan akademis yang kian meningkat, seringkali membuat kita merasa tertekan, bingung, bahkan kehilangan arah. Namun, mari kita ingat kembali firman Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam surah Al-Mujadalah ayat 11, yang artinya: "Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." Ketahuilah, menuntut ilmu adalah sebuah kemuliaan. Seorang pelajar adalah pewaris para nabi, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan jalannya menuju surga." (HR. Muslim). Di tangan para pelajar, terbentang kesempatan emas untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Jangan biarkan kemudahan teknologi melenakan kita, namun jadikan ia sebagai alat untuk mempermudah proses belajar. Al-Imam Asy-Syafi'i pernah berkata, "Jika kamu tidak sanggup menanggung lelahnya belajar, maka bersiaplah menanggung pedihnya kebodohan." Beliau juga berpesan, "Barangsiapa yang menunda-nunda kesempatannya, maka ia akan kehilangan banyak hal di masa depan." Kita bisa mencontoh semangat para ulama salaf, seperti Ibnu Taimiyah yang di tengah kesibukannya menulis kitab dan berdakwah, tetap menyempatkan diri untuk mengajar dan mendidik para santrinya. Atau semangat para sahabat yang rela berjalan berhari-hari hanya untuk mendapatkan satu hadits. Oleh karena itu, wahai para pelajar sekalian, bangkitkan semangatmu! Jadikan setiap detik waktu untuk menuntut ilmu, baik ilmu dunia yang bermanfaat maupun ilmu akhirat yang mendekatkan diri kepada Allah. Manfaatkan teknologi secara bijak, jangan sampai ia menjauhkanmu dari tujuan mulia ini. Kejarlah ilmu dengan gigih, agar kelak engkau menjadi pribadi yang berilmu, beriman, dan bertakwa, yang mampu membawa perubahan positif bagi diri, keluarga, masyarakat, dan agama. Marilah kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar senantiasa diberi kemudahan dan kekuatan dalam menuntut ilmu, agar ilmu yang kita dapat bermanfaat dunia dan akhirat. Semoga kita semua dikumpulkan dalam golongan orang-orang yang berilmu dan beramal saleh. وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →